Sesuaidengan tema acara, mari kita terus menjaga kamtibmas yang aman dan nyaman. Asep mengatakan bantuan yang diberikan Kapolres kepada panti asuhan tentunya sangat bermanfaat, terlebih dimasa pandemi Covid-19. "Sebagai pejabat di kantor Kecamatan Petir, kami mengapresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan Kapolres bersama
Itulahcontoh surat permohonan kunjungan ke panti asuhan yang dapat admin kumpulkan. Admin blog Kumpulan Surat Penting juga mengumpulkan gambar-gambar lainnya terkait contoh surat permohonan kunjungan ke panti asuhan dibawah ini. Nomor 179i0301smkypee112018 Cilacap 24 Mei 2018 Lampiran.
Padatanggal 30 January 2019, Satoria Hotel Yogyakarta mengadakan kunjungan ke panti asuhan lokal bernama "Panti Asuhan Mustika Tama Yogyakarta". Seperti yang sudah pernah kami lakukan sebelumnya, Satoria Hotel Yogyakarta percaya bahwa berpartisipasi dalam kegiatan sosial bermasyarakat adalah salah satu komitmen yang terus kami jaga dan lakukan demi memberikan dampak positif kepada
Kunjungan Tim RAM and Partners ke panti asuhan "Bini Siwi" Bantul ini pada dasarnya kami ingin berbagi kebahagiaan, saya dan teman-teman sangat senang sekali mendapat sambutan yang begitu hangat dari Bapak Pengasuh dan teman-teman pengurus panti ini," ujar Managing Partner Kantor Hukum RAM and Partners, Bapak Roy Al Minfa, SH., MH.
. PROPOSAL Kunjungan ke Panti Asuhan dalam rangka memaknai Hari Pendidikan Nasional Virginia Feliciana Liempepas Kunjungan ke Panti Asuhan dalam rangka memaknai Hari Pendidikan Nasional A. Latar Belakang Hari Pendidikan Nasional yang sebentar lagi akan kita peringati merupakan momen dimana rakyat Indonesia, khususnya para pelajar bangkit dari keterpurukan yang dulu pernah menggerogoti semangat mereka. Dulu, rakyat Indonesia sangat sulit untuk mengecap bangku pendidikan, tapi sekarang semua sudah dapat sekolah. Walaupun begitu, ada saja yang masih tidak mendapatkan keadilan, sebut saja diantaranya saudara-saudara kita yang tinggal di panti asuhan. Kadang karena keterbatasan dana mereka tidak mendapat pendidikan yang layak, apalagi dengan status mereka yang adalah anak-anak yatim-piatu. Sekarang ini, perayaan Hardiknas identik dengan kegiatan berupa lomba-lomba. Namum, kami berpikir sesuatu yang beda, sesuatu untuk membawa damai. Untuk itu, dalam memaknai Hari Pendidikan Nasional, maka kami kelas XII Ilmu Alam 1, akan melakukan kunjungan ke sebuah panti asuhan. Memaknai Hardiknas dengan cara berbagi kasih dengan saudara-saudara kita yang belum mendapatkan keadilan di bidang pendidikan. B. Jenis Kegiatan Bakti sosial memberikan bantuan sumbangan Memberi Rekreasi C. Maksud dan Tujuan Untuk memaknai Hari Pendidikan Nasional Berbagi kasih dengan mereka yang membutuhkan D. Pelaksana dan Peserta Pelaksana Kelas XII Ilmu Alam 1, SMA Kr. 2 Tomohon Peserta Anak-anak panti asuhan Sayap Kasih Woloan E. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Waktu Minggu, 19 Februari 2012 Tempat Panti Asuhan Sayap Kasih Woloan F. Anggaran Sumber Dana – Sumbangan dari anggota kelas 28 siswa – Sumbangan koordinator kelas Rp. + Jumlah Pengeluaran – Uang transportasi Rp. – Uang makan Rp. – Diakonia – Lain-lain Rp. + Jumlah G. Penutup Demikianlah proposal ini dibuat sesuai dengan kenyataan yang ada, dan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Semoga program ini dapat berjalan dengan baik untuk kebersamaan kita dengan sesama dalam rangkan berbagi kasih bagi mereka yang membutuhkan. Tomohon, 14 Februari 2012 Tim Kerja Ketua Kelas Sekretaris Rando F. Mamitoho Yesintha Mawikere Penanggung Jawab Virginia F. Liempepas Mengetahui, Koordinator Kelas Bpk. Victor Adi Eman
A. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang. Sebagai sesama manusia, kita berkewajiban untuk saling membantu, terutama yang nasibnya kurang beruntung dibanding kita. maka dari itu lewat bakti sosial ini, kami mengunjungi panti asuhan dengan tujuan untuk saling berbagi dan saling peduli kepada mereka yang membutuhkan. 2. Tujuan a. Menumbuhkan rasa simpati dan empati serta kepedulian sosial dalam masyarakat. b. Berupaya membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkannya. 3. Tempat & Waktu Pelaksanaan Tempat Panti Asuhan Bina Siwi Komplek Balaidesa Sendangsari Pajangan Bantul Waktu 15 Januari 2014 4. Peserta Semua mahasiswa Bimbingan Konseling kelas 3A – 1 B. HASIL Pada tanggal 15 Januari 2014 saya mengadakan kunjungan ke salah satu panti asuhan di Yogyakarta, tepatnya di Panti Asuhan Bina Siwi. Anak-anak bina siwi berlatar belakang dari keluarga yang tidak dengan orang tua berbeda-beda, penanganan melibatkan pendamping dan kesulitan yang di alami. Permasalahan sosial dipanti asuhan ini terutama yang berhubungan dengan anak bahwa si anak tidak bisa menerima kenyataan dirinya namun si anak tersebut diberi bimbingan agar si anak tidak terus-terusan, sehingga anak tersebut merasa termotivasi namun secara keseluruhan sama. Penanganan abk sendiri terdiri dari PLB, agama, keterampilan. Lembaga ini bersifat swasta dalam bakat sendiri masing-masing anak di modifikasi, sehingga bisa diketahui bakat si anak dengan sebagai cara mengelompokkan sesuai bakat yang dimilikinya. Bentuk pembiayaan sendiri diberikan dana 1 tahun pada hari raya di berikan bantuan berupa beras, dan dana di peroleh melalui ospek kampus-kampus dengan cara mengikut sertakan anak-anak panti dalm pentas seperti menari,menyanyi, dan lain-lain. Sedangkan pelayanan makan, minum dan lain-lain berdasarkan sumbangan/donatur. Jumlah pengasuhnya ada 8 orang. Jumlah anak ada 25 orang, dimana berlatar belakang satu sama lain berbeda-beda. Panti asuhan bina siwi berkerjasama dengan pemerintah desa. Penyakit yang diderita dari masing-masing anak antara lain tunarungu, tunawicara, tunagraita daya fikir kurang, tunadaksa keterbatasan gerak motorik. Bentuk pembelajaran anak yang diterapkan a. Mampu didik bisa belajar, biasanya usia 14-15th b. Mampu latih tunagraita, anak yang tidak mengikuti pendidikan secara akademik IQ antara 25-50 c. Mampu rawat idiot hanya bisa di rawat, tidak bisa dilatih/dididik IQ antara 0-25 Kondisi panti satu-satunya yang mengelola ABK secara mandiri dikembangkan potensi meskipun keterbatasan. Pengelolaan panti swasta secara pendanaan masih terbatas, mendapatkan subsidi dari pemerintah desa, upaya yang dilakukan dalam penambahan dana dilakukan berbagai macam keterampilan misalnya pembuatan telur asin, sovenir, batik, pembuatan kaos. Kondisi di panti bina siwi ini ada berbagai bentuk penanganan berdasarkan IQ-nya IQ 50-75 mampu didik disekolahkan di SLB IQ 25-50 mampu latih indesi/bian diri IQ 0-25 mampu rawat atau idiot tidak disekolahkan misalkanuntuk mandi, makan dan sebagainya masih perlu pendampingan dan komunikasi menggunakan bahasa isyarat. Pembiayaan untuk mencukupi kebutuhan dilakukan berbagai cara yakni bekerjasama dengan pihak rumah sakit jika ada yang sakit. Kegiatan disesuaikan dengan bakat anak ada juga jadwal lain yang digerakkan untuk meningkatkan bakat anak. Jadwal kegiatan yang sering dilakukan yaitu a. Senin mencatat, menulis, berhitung b. Rabu kesenian c. Jum’at agama Pengurus panti yaitu a. Kepala panti asuhan ibu mugiati b. Pengasuh panti asuhan ibu jumilah, pak sugiman, ibu suwanti, mbak rini, dan mbak muslimah. C. PENUTUP / KESIMPULAN Dalam pembahasan ini, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kita sebagai sesama manusia kita harus saling membantu dan peduli terhadap sesama yang membutuhkan bantuan kita karena diluar sana masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan kita. Kepribadian yang matang dan kompetensi yang baik harus dimiliki oleh seorang konselor. Kepribadian yang harus dikembangkan dalam diri konselor yaitu meliputi rasa empati yang tepat, respek yang menunjukkan secara tak langsung bahwa konselor menghargai martabat dan nilai konseli sebagai manusia, pernyataan diri secara bebas dan mendalam tanpa pura-pura, serta aktualisasi diri untuk dapat mengadakan hubungan sosial yang hangat dan intim seca efektif terhadap konseli. Sedangkan untuk kompetensi yang dimiliki oleh seorang konselor yaitu hendaknya seorang konselor berasal dari lulusan S-1 Bimbingan Konseling dan kompetensi professional merupakan penguasaan kiat penyelenggaraan BK yang memandirikan serta melalui pendidikan profesi konselor yang berorientasi pada pengalaman dan kemampuan praktik lapangan dan tamatannya memperoleh sertifikat profesi BK dengan gelar profesi Konselor Kons. Cara pengembangan kepribadian dan kompetensi yang baik dalam menanggani kasus seperti anak berkebutuhan khusus diatas maka dengan memiliki kepribdadian yang matang dan kompetensi yang baik, seorang konselor dapat menanggani masalah tanpa memandang kekurangan dari konseli tersebut. Dengan memiliki keterampilan yang baik maka seorang konselor dapat menempatkan rasa emosionalnya secara tepat dan dapat membantu konseli yang berkebutuhan khusus untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya dengan cara mengetahui bakat yang dimiliki masing-masing anak.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Dibalik pandemi global Covid-19 yang panjang dan mengacak-acak hidup, ternyata ada hal baik yang bisa kita rasakan. Salah satunya adalah kunjungan virtual ke panti asuhan yang berlokasi jauh dari tempat biasanya kunjungan kasih ke panti asuhan dilakukan secara langsung ke panti asuhan terdekat dengan tempat tinggal, kini bisa menjangkau ke daerah yang lebih jauh. Bahkan di luar pulau! Bagaimana itu bisa terjadi? Ya, karena kunjungan kasih ini dilakukan secara virtual dengan teknologi. Bagi saya pribadi, ini merupakan pengalaman kunjungan pertama kali secara virtual tanpa tatap muka langsung ke panti asuhan. Sebuah pengalaman yang berbeda tapi tetap bermakna. Kunjungan ke panti asuhan ini merupakan salah satu acara dari rangkaian kursus yang saya ikuti dari gereja. Semua sudah diatur oleh panitia, saya sebagai peserta saja. Kunjungan dilakukan pada hari Minggu, 9 Mei 2021. Panti asuhan yang kita kunjungi adalah panti asuhan Pelayanan Kasih. Panti ini berlokasi di Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Saya sendiri belum pernah menginjakkan kaki di Ruteng. Bersyukur lewat kunjungan ini bisa " jalan-jalan ke Ruteng". Siapa tahu suatu saat bisa jalan-jalan kesana beneran ya? HeheSebuah berkat di masa pandemi ini ketika kunjungan bisa dilakukan berkat teknologi secara virtual via zoom. Tak terbayang jika kunjungan fisik tentu tidak akan mungkin bersama-sama sampai ke Ruteng. Dari segi biaya dan waktu sangat tidak efektif. Lagi-lagi ada alasan untuk tetap bersyukur dengan kondisi sekarang ini ya?Panti Asuhan "Pelayanan Kasih"Pada dasarnya rangkaian acara kunjungan kasih secara virtual hampir sama dengan kunjungan secara fisik. Setelah saling mengenalkan diri antara kedua belah pihak, kemudian kita saling berbagi informasi dan pengalaman. Dari pihak panti, kunjungan disambut langsung oleh ibu Lina Pajong yang merupakan pimpinan panti asuhan. Dari beliau ini, kami mendapat cerita dan pengalaman iman yang luar biasa. Tangkap layar dari zoom meeting. Kiri Ibu Lina Pajong dan anak-anak PA Pelayanan Kasih. Kanan Peserta dan panitia kunjungan. Foto dok. istimewa Tatkala mendengar paparan dari ibu Lina, saya ikut merasakan betapa kebaikan dan pemeliharaan Tuhan dalam hidup kita sangat nyata. Ibu Lina menceritakan bagaimana awal mula panti ini ini memang bukan panti besar dengan manajemen yang sudah tertata baik layaknya di kota-kota. Akan tetapi, justru disitulah saya melihat sebuah perjuangan iman yang luar biasa. 1 2 3 Lihat Sosbud Selengkapnya
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Indonesia merupakan negara yang memiliki luas wilayah yang cukup besar dan juga masyarakatnya yang tak sedikit. Dengan perkembangan zaman maka pertumbuhan pendudukpun menjadi meningkat sehingga beberapa wilayah di kota-kota besar menjadi padat penduduk. Banyak masyarakat dari pedesaan pergi kekota untuk merantau agar mendapatkan penghasilan sehingga menjadikan salah satu faktor padatnya penduduk dibeberapa wilayah ataupun kota besar. Kurangnya tersedianya lapangan perkerjaan dipedesaan atau kota kecil menjadikan permasalahan ekonomi bagi sebagai masyarakat. Permasalahan ekonomi ini bisa menjadi munculnya masalah baru seperti kemiskinan, perceraian, dan dapat menyebabkan adanya anak yang terlantar akibat dari permasalahn ekonomi ini. Salah satu upaya untuk membantu permasalahan anak yang terlantar ini yaitu dibangunnya sebuah Panti Asuhan baik yang dibangun oleh lembaga permerintahan atau seseorang yang ingin membantu melalui sebuah yayasan Panti Asuhan merupakan sebuah lembaga dimana untuk membantu meningkatkan kesejatrahan sosial seorang anak. Panti Asuhan mempunyai tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yaitu bagi anak yang terlantar baik akibat masalah ekonomi ataupun permasalahan dalam keluarga. Lembaga ini memberikan penyantunan dan pengentasan untuk anak terlantar, serta memberikan pelayanan sebagai wali atau orang tua dari anak yang menjadi anggota dalam Panti Asuhan. Dengan menjadi anggota di Panti Asuhan sehingga kebutuhan fisik, mental dan sosial anak asuh ditanggung oleh lembaga Panti Asuhan sehingga memperoleh kesempatan yang sama dan yang luas seperti anak pada umumnya. Panti Asuhan juga memberikan pelayanan tempat yang memadai bagi perkembangan kepribadian anak sesuai dengan apa yang diharapkan bagi generasi penerus cita-cita bangsa Indonesia dan sebagai generasi yang ikut dan aktif dalam bidang untuk pembangunan sebuah Panti Asuhan yaitu tentunya memiliki sebuah fungsi dan tujuan. Panti Asuhan sebagai lembaga kesejatrahan sosial anak memiliki fungsi yaitu untuk menjadi pusat pelayanan untuk kesejatrahan sosial anak. Menjadi pusat data dan informasi dan konsultasi kesejatrahan sosial anak. Dan menjadi pusat pengembangan keterampilan bagi anak-anak yang menjadi anggota dari Panti Asuhan. Dengan adanya fungsi tersebut tentu dengan dibangunnya sebuah Panti Asuhan memiliki tujuan yang pertama adalah untuk memberikan sebuah pelayanan yang berdasarkan pada profesi pekerja sosial kepada anak yang terlantar dengan cara memberikan membantu dan memberikan bimbingan kepada mereka anak yang terlantar yang menjadi anggota dari Panti Asuhan untuk menuju arah perkembangan kepribadian yang baik serta memiliki keterampilan untuk berkerja, sehingga mereka dapat menjadi anggota masyarakat yang mendapat kehidupan yang layak dan penuh dengan tanggung jawab, baik kepada dirinya sendiri, keluarga, dan masyarakat luas. Tujuan yang kedua yaitu untuk memberikan penyelenggaran pelayanan kesejatrahan sosial anak anggota dari Panti Asuhan sehingga dapat membentuk generasi yang memiliki kepribadian yang matang dan dapat berdedikasi, mempunyai ketrampilan untuk berkerja yang nantinya mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarganya dikemudian hari. Dengan fungsi dan tujuan dibangunnya sebuah Panti Asuhan maka Panti Asuhan memberikan pelayanan, bimbingan serta keterampilan yang diberikan kepada anak dari anggota Panti Asuhan agar menjadi genrasi penerus bangsa yang berkualitas dan dapat membantu mewujudkan cita-cita bangsa. Dari dibangunnya sebuah lembaga untuk mengurus anak-anak terlantar ini yang kita kenal sebagai Panti Asuhan maka perlunya perhatian dari permerintah dan masyarakat luas. Banyaknya anak-anak yang terlantar baik akibat permasalahan ekonomi atau keluarga mereka. Dengan banyaknya anak yang terlantar menyebabkan permasalahan baru karena pemerintah mungkin tidak bisa mengurus semua keperluan dari Panti Asuhan secara teratur. Diperlukan bantuan dari semua pihak tidak hanya dari pemerintah saja, untuk bisa membantu permasalahan ini salah satunya yang dapat membantu pemerintah yaitu dari masyarakat itu sendiri. Bagi beberapa masyarakat yang mempunyai rejeki lebih baisanya melakukan kunjungan dan memberikan sumbangan kepada anggota dari Panti Asuhan. Seperti yang kita ketahui bahwa anak terlantar saat ini sangat banyak maka jika ada masyarakat yang ingin membantu untuk menyumbangkan sedikit rejekinya maka memberikan kemudahan untuk banyak orang tidak hanya membuat diri sendiri bahagia tetapi banyak orang yang menikmati kebahagian tersebut. Panti Asuhan memberikan kita ruang untuk kita bisa berbagi baik secara ilmu yang kita miliki atau berupa sebuah materi. Pandemi covid-19 ini sebagai salah satu penurunan ekonomi yang sang luar biasa maka sangat besar manfaatnya jika ada masyarakat yang bisa membantu anggota dari sebuah Panti Asuhan. Tidak semua yang bisa kita bagikan kepada orang lain harus berupa materi bisa saja dengan ilmu yang kita miliki seperti keterampilan dalam bidang bisnis, seni atau sebagainya yang dapat dibagikan kepada orang lain. Membantu orang lain dapat memberikan kebahagian dan sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada sang pencipta karena kehidupan kita lebih baik dari orang lain diluaran sana. Banyak anak-anak yang terlantar yang tidak memiliki kehidupan yang layak maka dari itu sangat perlu untuk mengunjungi Panti Asuhan agar bisa mendapatkan pelajaran dan dapat menerapkan nilai-nilai khususnya agama Hindu ketika berkunjung ke Panti kita mengunjungi Panti Asuhan nilai-nilai agama Hindu yang bisa dipelajari dan diterapkan yaitu sebagai berikut a. Nilai dari Tri definisi dari Tri Parartha yaitu berasal dari kata Tri yang berarti tiga dan Parartha berarti kemuliaan dan keutamaan. Sehingga Tri Parartha ialah tiga sikap, perilaku yang mulia, yang mampu memuliakan kehidupan orang lain serta mampu memuliakan diri kita sendiri. Bagian dari Tri Parartha yaitu seperti Asih dimana perilaku welas asih merupakan perilaku menyayangi serta mencintai semua makhluk hidup dan peduli kepada lingkungan. Contohnya yaitu dengan menyayangi anak-anak yang ada di Panti Asuhan dan menjaga lingkungan sekitar. Punya yaitu dimana tingkah laku serta tindakan saling membantu dalam memelihara sebuah cinta. Contohnya dengan memberikan bantuan kepada anggota dipanti asuhan tanpa memberikan syarat seperti berbagi ilmu, kesenangan serta hal lain yang dapat kita berikan dengan ikhlas. Bhakti yaitu dimana tindakan menghormati dan mencintai dengan prilaku yang religius bisa dilakukan dengan ikhlas. Contohnya yaitu dengan menghormati anggota yang ada dipanti asuhan serta memberikan cinta untuk mereka dan berbhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan orang tua. b. Nilai dari Tat Twam AsiSelain itu nilai yang didapat kita pelajari dan terapkan yaitu Tat Twam Asi, yang dimana merupakan kata-kata dalam filsafat Hindu yang mengedepankan aspek sosial yang tanpa batas. Diketahui bahwa dia yaitu kamu, saya yaitu kamu dan segala makhluk itu sama memiliki atman yang bersumber dari Brahman. Sehingga, menolong orang lain berarti menolong diri kita sendiri dan menyakiti orang lain berarti menyakiti diri kita sendiri. Contohnya dengan menolong anggota dari Panth Nilai dari Tri Hita Karana 1 2 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
tema kunjungan ke panti asuhan